Retrospektif Anak Tangguh “Desaku Yang Kucinta”

Merupakan pameran yang menampilkan karya dari beberapa program yang telah digelar sekaligus. Bertempat di Bentara Budaya Bali dan dalam rangka memperingati hari anak internasional serta memperingati hari ulang tahun sanggar anak tangguh yang jatuh pada tanggal 7 Juli.

Program-program yang ditampilkan adalah 2 program pendampingan dalam bidang fotografi, yaitu “Cerita dalam kaleng” dan “Fasilitas umum di mata anak-anak”. Dan program lukis bertajuk “Lempad Reborn”

penari penari cilik

Pembukaan pameran pada tanggal 6 Juli, dimeriahkan dengan performance dance dari anak-anak perempuan yang kira-kira masih duduk di bangku SD dengan beberapa gaya yang lucu dan ekspresif, dan disusul dengan tari dari para pengajar mereka yang atraktif.

menari atraktif

Warih wisatsana memberikan kata sambutan

Kata sambutan dari Bapak Warih Wisatsana selaku superintendent Bentara Budaya Bali, kemudian disusul dengan prakata dari I Komang Adi mewakili sanggar anak tangguh.

Prakata dari salah satu founder anak tangguh

Salah satu karya diberikan sebagai kenang-kenangan dari sanggar anak tangguh kepada Bentara budaya Bali, karya tersebut merupakan hasil lukis dari seorang Damar Langit Timur.

Damar langit timur dalam sesi foto bersama

Ruang pamer bentara dibiarkan gelap gulita guna mempertontonkan beberapa film dokumenter indie yang mengulas tentang kehadiran dari sanggar anak tangguh, kegiatan pada setiap minggunya, dan detail program yang dijalankan disana, seperti program lukis, program memotret fasilitas umum, dan suasana pamer cerita dalam kaleng di art cafe seminyak.

bentara budaya bali dalam gelap

setelah disuguhi film dokumenter lampu-lampu ruang gallery mulai dinyalakan dan pengunjung pun mulai melihat-lihat berkeliling, menyimak dan sesekali berhenti di depan karya yang ‘mengetuknya.

obrolan sembari ngopi dan mencicipi snack yang dihidangkan menjadikan suasana relax dan santai. Beberapa orang yang penasaran dengan konsep sanggar anak tangguh nampak juga berdiskusi dengan founder YAT.

bincang-bincang dengan founder anak tangguh

Dalam pameran ini, “Cerita dalam kaleng” menjadi salah satu program anak tangguh (kolaborasi dengan komunitas semut ireng) yang turut dipamerkan. 19 karya dari anak-anak ini masih menjadi bahan perbincangan diantara teman-teman yang hadir. Selain itu juga besoknya akan dilaunching buku antologi puisi “Meretas Karya Anak Bangsa” yang menghadirkan 28 puisi dengan ilustrasi karya dari cerita dalam kaleng.

cerita dalam kaleng kembali dipamerkan

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: